Mungkin para pembaca yang sudah diatas 17 tahun masih ingat dengan lagu anak-anak seperti “Balonku” atau “Pelangi”? Ingatkah pula kapan anda mulai belajar menyanyikan lagu tersebut? Yap.. benar. Kita belajar mulai menyanyi dan menghafal lagu ketika masih berusia dibawah 10 tahun atau bahkan mungkin ketika balita. Lalu ingatkah pula, berapa lama anda tidak menyanyikan lagu tersebut sejak anda mulai beranjak remaja? 5 tahun? 7 tahun? Atau bahkan mungkin 10 tahun? Tapi sadarkah anda, meski lagu tersebut jarang anda nyanyikan sampai saat ini anda masih mengingat dengan begitu fasih lagu tersebut. Subhanallah.. Sungguh keajaiban luar biasa yang diberikan Allah SWT. kepada kita.
Masa kanak-kanak adalah masa krusial otak, sehingga kita dapat lebih mudah dalam mempelajari musik. Tapi apa manfaat sebenarnya dari musik?
Musik sangat berpengaruh terhadap kinerja otak. Hasil penelitian di University of Kansas menunjukan bahwa orang tua yang mempunyai pengalaman belajar music di usia belianya lebih tajam daya ingatnya dan cenderung lebih cerdas dibandingkan dengan orang tua yang tidak mempunyai pengalaman bermusik sama sekali. Sehingga beberapa pakar kecerdasan seperti Dr. Brenda Hanna-Pladdy, berani mengeluarkan sebuah kesimpulan bahwa belajar music di usia kanak-kanak dapat mencegah kepikunan di usia senja.
So, buat temen yang pengen lebih tajam daya ingatnya, cobalah membiasakan diri untuk belajar musik dari sekarang. Selain untuk hiburan dapat juga membantu kesehatan otak di usia lanjut. Insya Allah. Selamat mencoba…. :-)


0 komentar:
Post a Comment