Ah. virus apa
rambutmu membelai lamunanku
menyegarkan pilu di ulu hati
semacam fitrah halaman batinku
ah. bagaimana bisa
wajahmu memunuhi memoria
menjelma bayang-bayang
wajahmulah yang berkedip dalam mataku
likat melekat dalam
mendekat lah
mari menyusun ihwal peta
ya, peta yang terlahir baru dalam sejarah-sejarah
hidupmu dari hidupku
merekat lah
dalam setiap kata-kataku
dalam setiap imajiku
bersemayam lah
di dada
yang jeluk
kan ku jaga
pasti
tak kan ku sia-siakan
~i~


0 komentar:
Post a Comment